Jumat, 08 April 2016

CSS untuk Format Multimedia

Menyajikan Cascading Style Sheet untuk Memformat Tampilan Multimedia 

      Cascading style sheet dapat pula diterapkan pada elemen-elemen HTML multimedia, diantaranya gambar,video,audio.

1) Cascading style sheet pada tampilan gambar
CSS berperan penting dalam menyajikan informasi dengan visual yang lebih
baik, lebih optimal dari sisi penulisan serta lebih disenangi oleh mesin pencari.
CSS dapat diterapkan hampir pada semua objek yang disisipkan dalam tag
html baik itu tulisan, tabel dan gambar maupun objek lainya. Untuk mengatur
gambar dapat dituliskan secara inline seperti contoh berikut :
<img src="nama-file-gambar" width="lebar" height="tinggi" alt="text" title="text" border="1" />
Selain dengan cara inline , stlyle CSS dapat diberikan secara embed ataupun
eksternal CSS. Berikut terdapat tiga gambar yang diberi style dimana ukuran
ketiga gambar dibuat sama 200 x 200 dan margin atas gambar adalah 10px
sehingga antar gambar terlihat ada jarak
Contoh Script

<! DOCTYPE HTML>
<html>
<head>
<tittle>Contoh CSS</tittle>
<style>
Img { Margin-top: 10px;
Float: left;
Clear: both;
width:200px;
height:200px;}
</style>
</head>
<body>
Contoh CSS pada gambar (img)<br>
<img src="brokoli.jpg" >
<img src="tomat.jpg">
<img src="paprika.jpg">
</body>
</html>
2) Cascading style sheet Gambar untuk background 
Seperti penambahan warna latar, penambahan gambar latar belakang juga dilakukan dengan menggunakan dua properti, yaitu background dan background-image. Nilai yang diisikan untuk properti ini ialah url dari gambar, relatif terhadap file CSS, sama seperti pada penambahan font.
  div { background: url(“latar.png”); background-image: url(“latar.png”);} 
kesalahan tersebut bekerja, simpan dan jalankan kode Namun, penambahan gambar dengan cara di atas akan memberikan masalah ketika ukuran gambar tidak sama dengan ukuran elemen. Gambar akan ditampilkan berulangkali, secara horizontal maupun vertikal, jika ukuran elemen lebih besar dari ukuran gambar. Untuk dapat melihat bagaimana berikut :
<html>
<head>
<title>Background Image Goes Wrong</title>
<style type="text/css">
#utama{backgroundimage:url(kiwi.jpg);height:600px;width:800px;}
</style>
</head>
<body>
<div id="utama">
</div>
</body>
</html>
Karena ukuran asli gambar adalah 50px X 50px sedangkan ukuran background yang diinginkan adalah 800px X 600px maka gambar akan ditampilkan berulang-ulang sampai terpenuhi ukuran background 800px X 600px 

Adakalanya perulangan tampilan gambar otomatis ini tidak diinginkan. Untuk itu
dapat menggunakan properti background-repeat untuk mengatur bagaimana
perulangan kode ingin dilakukan. Terdapat empat nilai yang dapat diisikan pada
properti background-repeat, yaitu repeat, no-repeat, repeat-x, dan repeat-y.
Seperti namanya, no-repeat menghilangkan perulangan, repeat-x memberikan
perulangan hanya pada sumbu x (horizontal), dan repeat-y memberikan
perulangan hanya pada sumbu y (vertikal). Listing Kode CSS di bawah akan
menghilangkan perulangan pada sumbu x dan sumbu y, sehingga kiwi,jpg
hanya akan ditampilkan satu kali :
#utama {background-image: url(kiwi.jpg);
 background-repeat: no-repeat;
 height: 600px;width: 800px;}

3) Cascading style sheet untuk menyisipkan gambar 
Adakala saat membuat halaman web yang berisi artikel diperlukan gambar yang mendukung artikel tersebut. Agar terlihat rapi dan menarik maka gambar yang disisipka perlu diberi CSS. 
<html>
<head>
<title>
CSS image placement
</title>
<style >
#headline1 { background-image: url(kiwi.jpg);
 background-repeat: no-repeat;
 background-position: left top;
 padding-top:68px;
 margin-bottom:50px; }
#headline2 { background-image: url(kiwi.jpg);
 background-repeat: no-repeat;
 background-position: left top;
 padding-top:68px; }
</style>
</head>
<body>
<div id="headline1">CSS (versi sekarang adalah CSS3)
banyak dilibatkan dalam dokumen Web.
Kegunaannya adalah untuk memformat dokumen.
Sebagai contoh, warna teks atau bahkan warna
latarbelakang bisa diatur melalui CSS.
</div>
<div id="headline2">Namun, tentu saja kegunaan CSS jauh
lebih</div>
</body>
</html>
4) Cascading style sheet pada tampilan video 
             Untuk penerapan Cascading style shee pada elemen video dapat dituliskan secara inline seperti contih berikut ini : 
<html>
<head>
<title>Test</title>
</head>
<body>
<video controls="controls" style="display:block; margin:
0 auto; width:400px ; heigth:400;" >
<source src="movie.mp4" type="video/mp4" />
Your browser does not support the video tag.
</video>
</body>
5) Cascading style sheet video embed dari youtube       Penyajian video juga bisa memanfaatkan elemen iframe yang dilinkkan ke alamat video tertentu , misalnya www.youtube.com. Berikut adalah penerapan CSS secara embed untuk menampilan video dari youtube.
<html>
<head>
<title>Test</title>
<style>
.videoWrapper { position: relative;
 padding-bottom: 56.25%; /* 16:9 */
 padding-top: 25px;
 height: 0; }
.videoWrapper iframe { position: absolute;
 top: 0;
 left: 0;
 width: 100%;
 height: 100%; }
</style>
</head>
<body>
<div class="videoWrapper">
<!-- Copy & Pasted from YouTube -->
<iframe width="560" height="349"
src="http://www.youtube.com/embed/n_dZNLr2cME?rel=0&hd=1"
frameborder="0" allowfullscreen></iframe>
</div>
</body>
</html>

Author: Elf Tales of Mellodies

Hello, I am Author, decode to know more: In commodo magna nisl, ac porta turpis blandit quis. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. In commodo magna nisl, ac porta turpis blandit quis. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

E-mail Newsletter

Sign up now to receive breaking news and to hear what's new with us.

Recent Articles

© 2014 pemprograman web. WP themonic converted by Bloggertheme9. Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger
TOP